Hanya Satu Kata "maaf" .

aku ngertii giimana keadaan saat ini ..
dan aku paham dengan apa yang kamu rasakan ..
tapi please ..
kasiih aku ksempatan untuk nebus semua ini ..
karna aku sama sekalii ga ada niat untuk nyakiitin kamu ..
aku spertii kmarin hanya karna aku terbakar cemburu .. dan emosi aku ga terkendalikan lagii

please ,.. aku harap kamu ngertii ..sekalii ini saja .. kasih aku ksempatan untuk mrubah semuanya ...karna aku ga tau aku bisa bagaiimana tanpa kamu di sini ..dengan keadaan kayak giini .. aku harap kamu bisa bertiindak lebih dewasa ..
 muhammad azmi shiddiq




Islam In the Word ( Islam Di Dunia )

NEGARA ISLAM DI DUNIA
memiliki peran yang sangat penting dalam upaya penciptaan perdamaian dunia serta mewujudkan ketentraman dunia. Hal ini karena jumlah negara-negara ini cukup signifikan untuk proses penentuan sebuah keputusan yang terkait masalah politik di dunia. Oleh karenanya, mereka membentuk sebuah organisasi negara Islam yang berada di bawah bendera OKI.
OKI adalah gabungan negara negara Islam di dunia yang sudah menyatakan untuk tidak terlibat dalam masalah blok negara. Hal ini sesuai dengan kondisi ketika organisasi tersebut berdiri, yang pada saat itu tengah terjadi perang dingin antara blok barat yang dikomandani Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Sovyet (Russia sekarang).
Meski sebagian besar negara negara Islam di dunia berada di kawasan Timur Tengah, namun hal ini bukan berarti anggota OKI berasal dari kawasan itu saja. Sebab, Indonesia yang berada di kawasan Asia Tenggara pun tidak dihalangi untuk menjadi anggota OKI. Apalagi, Indonesia adalah salah satu negara yang penduduknya memeluk agama Islam terbesar di dunia. 
Dalam beberapa kasus di dunia, OKI memiliki peran dalam proses perwujudan perdamaian dunia. Seperti dalam perang Teluk tahun 1990 yang melibatkan Irak dan Amerika beserta sekutunya. Atau juga dalam proses pendudukan di kawasan Bosnia oleh Serbia. Pada kasus-kasus tersebut, OKI memberikan seruan moral untuk proses penyelesaian masalah secara diplomatis dan tidak mengedepankan kekerasan.